Bola Indonesia Official
BolaINDONESIAEN
WC 2026 🏆
GK+
Tottenham Terpuruk di Debut De Zerbi: Kalah 3-0 dari
Piala Dunia Klub (club World Cup)

Tottenham Terpuruk di Debut De Zerbi: Kalah 3-0 dari

August 23, 2026 ·

Bagikan:

Tottenham Hotspur menelan kekalahan telak 3-0 dari Brentford dalam debut pelatih Roberto De Zerbi. Kegagalan ini menunjukkan masalah mendalam di tim meskipun telah mengeluarkan banyak dana di bursa transfer.

Tottenham Terpuruk di Debut De Zerbi: Kalah 3-0 dari

Menurut Sports.

Latar belakang

Lewis-Potter, yang mencetak gol dalam pertandingan ini, menunjukkan potensi besar sebagai pemain muda yang berkembang. Dengan penampilan yang mengesankan, ia bisa menjadi target di pasar transfer bagi klub-klub yang mencari pemain berbakat. Sementara itu, Tottenham perlu mempertimbangkan bagaimana mereka dapat meningkatkan performa mereka di lapangan, terutama dalam menghadapi tim-tim yang lebih terorganisir seperti Brentford.

Mengapa ini penting

Kekalahan 3-0 Tottenham dari Brentford dalam debut Roberto De Zerbi menunjukkan adanya masalah serius dalam tim meskipun mereka telah mengeluarkan dana besar di bursa transfer. Dengan pengeluaran mencapai €267 juta, Spurs diharapkan dapat memperbaiki performa mereka, namun hasil ini menimbulkan keraguan tentang efektivitas strategi transfer mereka. Kemenangan Brentford, terutama dengan kontribusi Lewis-Potter, menunjukkan bahwa tim yang lebih terorganisir dapat mengatasi tim yang lebih mahal.

Poin Utama

  • Tottenham Terpuruk di Debut De Zerbi: Kalah 3-0 dari.
  • Tottenham Hotspur menelan kekalahan telak 3-0 dari Brentford dalam debut pelatih Roberto De Zerbi.
  • 😱 Tottenham collapse under De Zerbi: 3-0 v Brentford, Kinsky howler 👎 - Yahoo Sports.

Roberto De Zerbi mengalami debut yang sangat mengecewakan sebagai pelatih Tottenham Hotspur setelah timnya kalah 3-0 dari Brentford. Kemenangan Brentford diraih berkat gol-gol dari Lewis-Potter, Janelt, dan Kayode. Kekalahan ini bisa dibilang sangat menyakitkan, terutama karena Igor Thiago dari Brentford juga gagal mengeksekusi penalti saat pertandingan sudah berada dalam penguasaan penuh tim tuan rumah.

Meskipun Tottenham telah mengeluarkan dana sebesar €267 juta di bursa transfer musim panas ini, dengan tambahan kemungkinan €87 juta untuk Savinho dan lebih dari €80 juta untuk Marmoush, awal musim Spurs sangat mengecewakan. Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Brentford dengan 26 tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran, sementara Tottenham hanya mampu melepaskan sembilan tembakan secara keseluruhan, dengan hanya empat yang mengarah ke gawang, dan sebagian besar dari posisi yang sama oleh Moore.

Di babak pertama, Brentford sepenuhnya mengendalikan permainan. Mereka berhasil memecah pertahanan Tottenham melalui sebuah serangan tim yang sangat baik: Sangaré memberikan umpan silang rendah untuk Lewis-Potter, yang mencetak gol dari tepi kotak enam yard. Gol kedua terjadi setelah Richarlison kehilangan bola di setengah lapangan sendiri, Jensen melepaskan tembakan dari jarak jauh yang diparir buruk oleh Kinsky, memungkinkan Janelt untuk mencetak gol kedua.

Image

Di babak pertama, Tottenham bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Mereka hanya mampu melakukan dua percobaan, keduanya dari luar kotak penalti. Kayode sendiri berhasil mencatatkan lebih banyak sentuhan di kotak penalti dibandingkan seluruh pemain Tottenham di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Brentford langsung memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Sebuah tendangan sudut menghasilkan tembakan dari Sangaré yang berhasil diselamatkan Kinsky, namun dari rebound, Kayode mencetak gol di menit ke-49. Tottenham mencoba merespons melalui Moore, yang gagal memanfaatkan kesempatan dari jarak dekat, namun di menit ke-55, Bentancur melakukan pelanggaran di kotak penalti terhadap Schade. Igor Thiago kemudian mengeksekusi penalti, tetapi bola hanya mengenai tiang.

Usai pertandingan, De Zerbi mengakui kekurangan timnya, meskipun tidak ingin menganggapnya sebagai bencana. "Kami tidak bisa membuang semuanya sekarang ketika kami telah bekerja dengan baik. Kami sedang meningkatkan kondisi fisik kami. Kami tidak semua berada di level yang sama karena banyak pemain yang memulai musim terlambat, seperti Senesi, Bergvall, dan banyak lainnya. Tetapi saya tidak ingin mencari alasan: kami harus tetap fokus pada perbaikan yang perlu kami lakukan. Yang pertama adalah menemukan semangat juang yang tepat. Hari ini, mungkin bukan soal semangat, tetapi kami tidak dalam kondisi fisik yang siap. Apakah kami perlu berbuat lebih baik? Tentu saja. Saya tidak mengharapkan hasil ini. Namun saya tahu masalah apa yang bisa kami hadapi hari ini, terutama dalam duel-duel.",

Apa yang terjadi selanjutnya

Setelah kekalahan ini, Tottenham diharapkan untuk segera mengevaluasi performa tim dan strategi pelatih De Zerbi. Dengan bursa transfer yang masih terbuka, ada kemungkinan Spurs akan mencari tambahan pemain untuk memperkuat lini tengah mereka, terutama setelah melihat kekurangan dalam penguasaan bola dan serangan. Fokus pada pengembangan pemain muda seperti Lewis-Potter bisa menjadi langkah penting bagi Brentford, sementara Tottenham harus segera menemukan solusi untuk menghindari hasil buruk berlanjut.

Frequently Asked Questions

Siapa yang terlibat dalam pertandingan ini?

Pertandingan ini melibatkan Tottenham Hotspur dan Brentford, dengan pemain kunci seperti Lewis-Potter, Janelt, Kayode, Richarlison, dan Bentancur.

Dari mana Lewis-Potter berasal?

Lewis-Potter adalah pemain Brentford.

Mengapa Tottenham memilih Roberto De Zerbi sebagai pelatih?

Roberto De Zerbi diangkat sebagai pelatih Tottenham Hotspur, namun debutnya sangat mengecewakan dengan kekalahan 3-0 dari Brentford.

Berapa biaya yang dikeluarkan Tottenham di bursa transfer musim panas ini?

Tottenham telah mengeluarkan dana sebesar €267 juta di bursa transfer musim panas ini.

Kapan pertandingan ini berlangsung?

Pertandingan ini berlangsung pada saat Roberto De Zerbi melakukan debutnya sebagai pelatih Tottenham.

Berita Terkait

Piala Dunia Klub (club World Cup)
Bagikan:
Tottenham Terpuruk di Debut De Zerbi: Kalah 3-0 dari — Bola Indonesia