
Roberto Rosetti: VAR Harus Kembali ke Pemikiran Awal
August 12, 2026 ·
Roberto Rosetti, kepala wasit UEFA, menyatakan keprihatinan mengenai penerapan VAR yang berlebihan dan mendesak untuk kembali ke prinsip dasar VAR, di mana wasit tetap menjadi pusat perhatian dalam pertandingan.
Roberto Rosetti: VAR Harus Kembali ke Pemikiran Awal
Mengapa ini penting
Pernyataan Roberto Rosetti mengenai VAR sangat penting karena mencerminkan ketidakpuasan yang meluas di kalangan pemangku kepentingan sepak bola. Dengan mengedepankan prinsip dasar VAR, diharapkan wasit dapat kembali menjadi pusat perhatian dalam pertandingan, yang esensial untuk menjaga integritas permainan. Hal ini juga menunjukkan bahwa UEFA berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman penggemar dan keadilan dalam kompetisi, termasuk di Piala Dunia mendatang.
Latar belakang
Roberto Rosetti, sebagai kepala wasit UEFA, memiliki peran penting dalam menentukan arah penggunaan VAR di sepak bola. Dengan latar belakang yang kuat dalam wasit internasional, Rosetti diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan dalam cara VAR diterapkan, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi keputusan di level kompetisi tinggi seperti Piala Dunia.
Poin Utama
- Roberto Rosetti: VAR Harus Kembali ke Pemikiran Awal.
- Roberto Rosetti, kepala wasit UEFA, menyatakan keprihatinan mengenai penerapan VAR yang berlebihan dan mendesak untuk kembali ke prinsip dasar VAR, di mana wasit tetap menjadi pusat perhatian dalam pertandingan.
- UEFA wil af van 'microscopische' VAR: 'Het is voetbal, geen PlayStation'.
Rosetti berbicara pada peluncuran Clear Line, sebuah platform baru dari UEFA yang dirancang untuk membantu menjelaskan kepada penggemar kapan dan mengapa VAR harus terlibat dalam pengambilan keputusan. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh pejabat wasit terkemuka dari Inggris, Jerman, Spanyol, Italia, dan Prancis, Rosetti menegaskan bahwa saat ini tidak ada kepuasan di antara para pemangku kepentingan terkait dampak VAR terhadap permainan.
"Kami menyadari bahwa ada ketidakpuasan yang meluas mengenai bagaimana VAR diterapkan. Kami ingin mengakhiri pengeluaran waktu pada situasi yang sangat kecil," ungkap Rosetti. Ia menekankan bahwa konteks dalam pengambilan keputusan sangat penting dan menambahkan, "Ini adalah sepak bola, bukan PlayStation. Kita harus sangat berhati-hati dengan itu. Wasit harus memimpin pertandingan, sementara VAR hadir untuk mengoreksi kesalahan yang jelas."

Salah satu isu yang terus menjadi perdebatan adalah tentang pelanggaran tangan, yang sering kali memiliki interpretasi berbeda di berbagai liga. Rosetti menyatakan, "Kami ingin menerapkan peraturan permainan dengan lebih konsisten, meskipun tidak mungkin mencapai keseragaman penuh. Sepak bola tidak sempurna, dan dalam beberapa kasus, situasi yang mirip tetap akan ditafsirkan secara berbeda. Namun, kami bekerja sama untuk memperbaikinya."
Selain itu, Rosetti berpendapat bahwa jumlah intervensi VAR harus dikurangi. Ia mengacu pada momen terkenal 'Hand of God' Diego Maradona sebagai contoh situasi yang seharusnya tidak perlu dibahas dalam konteks VAR. "Kami tidak lagi puas dengan cara VAR digunakan saat ini. Kami ingin kembali ke pemikiran awal dan menempatkan wasit di pusat perhatian kembali."
Rosetti juga menyoroti bahwa durasi pemeriksaan VAR tidak boleh terlalu lama. Jika pemeriksaan berlangsung lebih dari sembilan puluh detik, menurutnya, wasit berisiko kehilangan kredibilitasnya. Proses pemeriksaan melibatkan penayangan gambar diam terlebih dahulu, dilanjutkan dengan rekaman berkecepatan setengah dan kemudian kecepatan normal. "Kami memerlukan gambar yang jelas, tanpa terlalu banyak pengulangan. Itu sangat penting bagi kami," tambahnya.
Diskusi mengenai keputusan arbitrase tidak terlepas dari sorotan pada Piala Dunia, di mana berbagai insiden menarik perhatian para pengamat. Rosetti berharap dengan adanya perubahan ini, VAR dapat berfungsi lebih baik dan membantu menciptakan pengalaman sepak bola yang lebih adil dan menyenangkan bagi semua orang.
Apa yang terjadi selanjutnya
Ke depan, UEFA diharapkan akan menerapkan perubahan dalam penggunaan VAR berdasarkan masukan dari Rosetti dan pejabat wasit lainnya. Peluncuran platform Clear Line juga dapat memberikan transparansi lebih kepada penggemar mengenai kapan dan mengapa VAR terlibat dalam keputusan. Jika perubahan ini berhasil, diharapkan akan mengurangi kontroversi dan meningkatkan kepuasan di kalangan penggemar dan pemain di seluruh dunia, termasuk di liga-liga besar Eropa.
Frequently Asked Questions
Apa yang diungkapkan Roberto Rosetti tentang VAR?
Roberto Rosetti mengungkapkan keprihatinan mendalam mengenai praktik VAR saat ini, menyatakan bahwa beberapa keputusan dianggap terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan esensi permainan sepak bola.
Siapa yang mengonfirmasi adanya ketidakpuasan terhadap VAR?
Roberto Rosetti, kepala wasit UEFA, mengonfirmasi adanya ketidakpuasan yang meluas di antara para pemangku kepentingan terkait dampak VAR terhadap permainan.
Mengapa Roberto Rosetti berbicara tentang VAR sekarang?
Rosetti berbicara tentang VAR saat peluncuran Clear Line, sebuah platform baru dari UEFA yang dirancang untuk membantu menjelaskan kepada penggemar kapan dan mengapa VAR harus terlibat dalam pengambilan keputusan.
Apa perubahan yang diusulkan oleh Roberto Rosetti terkait VAR?
Roberto Rosetti mengusulkan agar VAR kembali ke pemikiran awal, di mana wasit tetap menjadi otoritas utama dalam pertandingan dan VAR hadir untuk mengoreksi kesalahan yang jelas.
Apa isu yang terus menjadi perdebatan terkait VAR menurut Rosetti?
Isu yang terus menjadi perdebatan adalah tentang pelanggaran tangan, yang sering kali memiliki interpretasi berbeda di berbagai liga.