
Piala Dunia 2026: Gianni Infantino Minta Kritikus untuk 'Bermeditasi,
July 27, 2026 · Argentina
Gianni Infantino, Presiden FIFA, mengajak para kritikus untuk lebih fokus pada hal-hal positif dari Piala Dunia 2026 dan menghindari penyebaran kebencian. Ia menegaskan pentingnya persatuan dan kebahagiaan dalam olahraga.
Piala Dunia 2026: Gianni Infantino Minta Kritikus untuk 'Bermeditasi,
Menurut Bbc.
Latar belakang
Folarin Balogun, yang merupakan pemain muda berbakat, mungkin akan menjadi bagian dari diskusi seputar pengembangan pemain menjelang Piala Dunia 2026. Dengan banyaknya perhatian pada tim nasional, termasuk dari negara-negara seperti Iran dan Amerika Serikat, performa Balogun dapat berpengaruh pada posisi Inggris di turnamen tersebut.
Mengapa ini penting
Pernyataan Gianni Infantino menyoroti pentingnya Piala Dunia 2026 sebagai ajang yang merayakan persatuan dan kebahagiaan di tengah kritik yang ada. Dengan melibatkan tim-tim seperti Iran, turnamen ini berpotensi menjadi simbol rekonsiliasi di antara negara-negara yang memiliki konflik. Hal ini juga menunjukkan bagaimana FIFA berusaha untuk mengatasi tantangan logistik dan diplomatik dalam menyelenggarakan acara besar ini.
Poin Utama
- Piala Dunia 2026: Gianni Infantino Minta Kritikus untuk 'Bermeditasi,.
- Gianni Infantino, Presiden FIFA, mengajak para kritikus untuk lebih fokus pada hal-hal positif dari Piala Dunia 2026 dan menghindari penyebaran kebencian.
- World Cup 2026: Gianni Infantino tells Fifa critics to 'meditate, pray or watch football' - BBC Sport.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, baru-baru ini memberikan pernyataan yang menarik perhatian saat menghadapi kritik seputar kepemimpinannya dan pelaksanaan Piala Dunia 2026. Infantino meminta para kritikus untuk "bermeditasi, berdoa, atau menonton pertandingan sepak bola" daripada menyebarkan kebencian dan rumor palsu tentang dirinya serta FIFA. Dalam sebuah unggahan di Instagram yang diunggah ke akun resmi FIFA, Infantino menyampaikan pesan kepada "mereka yang berada di balik pena dan kertas, di balik layar" untuk mengingat bahwa FIFA sedang menyelenggarakan "acara terbesar di dunia".
Infantino mengklaim bahwa Piala Dunia merayakan kemanusiaan dalam bentuk terbaiknya dan bahwa turnamen yang akan datang pada tahun 2026 akan menjamin "100% keamanan dan keamanan, hanya kebahagiaan dan kegembiraan". Ia menanggapi beberapa kontroversi besar yang mengelilingi acara tersebut dan menyebut partisipasi Iran, yang meskipun memiliki konflik dengan tuan rumah Amerika Serikat, adalah sebuah keberhasilan. Dia mengatakan bahwa FIFA "bekerja tanpa lelah untuk menyatukan dua negara yang berperang", dengan Iran memasuki negara tersebut "tanpa insiden atau konflik".
Namun, pernyataan Infantino bertentangan dengan komentar pelatih kepala timnas Iran, Amir Ghalenoei, yang menyebut timnya sebagai "yang paling tertindas" di Piala Dunia. Tim Iran menghadapi penundaan visa, anggota penting dari staf pelatih mereka ditolak masuk ke AS, dan penggemar kehilangan alokasi tiket, serta harus pindah lokasi latihan dari Tucson, Arizona ke Tijuana, Meksiko, karena berbagai masalah logistik. Selain itu, mereka juga mengalami pembatasan dalam pergerakan saat berpindah antara lokasi latihan dan pertandingan grup di Los Angeles dan Seattle.
Masalah ini tidak hanya dialami oleh Iran, karena penggemar dari Haiti, Senegal, dan Pantai Gading juga terkena dampak dari larangan perjalanan yang diterapkan oleh pemerintahan Trump. Bahkan, wasit Somalia, Omar Artan, ditolak masuk ke AS meskipun memiliki paspor diplomatik dan visa masuk tunggal, karena "asosiasinya dengan anggota organisasi teroris yang diduga".
Infantino mengklaim bahwa meskipun ada beberapa orang yang ditolak visa, ada jutaan orang lainnya yang disetujui dari seluruh dunia. Dia menegaskan bahwa sepak bola menyatukan dunia, dan hal ini telah terbukti dengan luar biasa. Infantino menambahkan bahwa tidak ada insiden, tidak ada kekerasan, hanya kegembiraan, emosi, kebahagiaan, persatuan, dan kebersamaan selama turnamen ini.

Namun, FIFA sedang menyelidiki tindakan Argentina setelah pemain dan staf pelatih terlibat dalam perselisihan dengan pemain Spanyol setelah kalah di final Piala Dunia. Selain itu, FIFA juga sedang menyelidiki dugaan penyalahgunaan rasial terhadap influencer media sosial asal AS, IShowSpeed, sementara beberapa pendukung ditangkap di beberapa pertandingan, termasuk setelah semifinal Inggris melawan Argentina di Atlanta.
Infantino juga mengatasi kritik mengenai standar pengawasan di turnamen tersebut, khususnya kekhawatiran tentang campur tangan politik setelah penyerang AS, Folarin Balogun, diizinkan untuk bermain di pertandingan babak 16 besar setelah larangan satu pertandingan yang dijatuhkan kepadanya ditangguhkan oleh FIFA, mengikuti intervensi Presiden AS, Donald Trump.
Infantino berpendapat bahwa keputusan semacam itu bukanlah hal yang luar biasa, menyatakan bahwa keputusan serupa "rutin dan diterima secara luas di beberapa liga besar di seluruh dunia". Ia mengingatkan bahwa negara-negara yang mengkritik praktik tersebut adalah negara yang juga menerapkannya.
Komite Olimpiade Internasional menyatakan bahwa mereka tidak akan menyelidiki Infantino atas kemungkinan pelanggaran netralitas politik, menyatakan bahwa keluhan yang diajukan oleh kelompok kampanye hak asasi manusia, FairSquare, berada di luar yurisdiksi komisi etiknya.
Akhirnya, Infantino mengajak para penentangnya untuk "menunjukkan sedikit cinta" dan "menghormati" sebuah turnamen di mana "orang-orang berkumpul sebagai keluarga, sebagai penggemar, sebagai satu kesatuan". Ia menegaskan bahwa dunia ini memerlukan cinta, bukan kebencian; toleransi, bukan perpecahan; perayaan, bukan kesedihan.
Infantino mengakhiri pernyataannya dengan mengingatkan bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan semua orang dan menciptakan momen luar biasa. "Saya sangat bangga, sebagai Presiden FIFA, telah berkontribusi, meskipun sedikit, untuk pertunjukan ini. Ini adalah perasaan yang luar biasa," tutupnya.
Apa yang terjadi selanjutnya
Dengan Piala Dunia 2026 semakin dekat, perhatian akan tertuju pada bagaimana FIFA menangani isu-isu yang dihadapi tim-tim peserta, termasuk Iran. Selain itu, pengembangan pemain seperti Folarin Balogun juga akan menjadi sorotan, terutama menjelang turnamen besar ini. Tim-tim yang berpartisipasi diharapkan dapat memanfaatkan momen ini untuk memperkuat ikatan antar negara dan meningkatkan kualitas permainan di panggung internasional.
Frequently Asked Questions
Siapa yang terlibat dalam Piala Dunia 2026?
Tim yang terlibat dalam Piala Dunia 2026 adalah Iran, Amerika Serikat, Argentina, dan Inggris.
Dari mana Folarin Balogun berasal?
Folarin Balogun adalah pemain yang terkait dengan Piala Dunia 2026, tetapi artikel tidak menyebutkan klub sebelumnya.
Mengapa Folarin Balogun memilih untuk bergabung dengan tim ini?
Artikel tidak memberikan informasi tentang alasan Folarin Balogun memilih tim tertentu.
Apa status deal atau transfer Folarin Balogun?
Artikel tidak mencantumkan informasi mengenai fee atau status deal Folarin Balogun.
Kapan pernyataan resmi Gianni Infantino dibuat?
Pernyataan resmi Gianni Infantino dibuat baru-baru ini, tetapi tidak ada tanggal spesifik yang disebutkan.
Berita Terkait
- FIFA Meminta Mesir Menghapus 7 Bintang dari Lambang untuk Piala Dunia 2026
- Peringkat Kekuatan Piala Dunia 2026: AS Masuk 10 Besar
- Piala Dunia 2026: Jerman Hancurkan Curacao, Belanda Ditahan Imbang Jepang
- Kaapverdië Siap Hadapi Debut di Piala Dunia 2026
- Gary Neville Sebut FIFA ‘Diktator’ Setelah Kontroversi Offside di Piala Dunia