Bola Indonesia Official
BolaINDONESIAEN
WC 2026 🏆
GK+
Liverpool Tegaskan Tak Akan Jual Cody Gakpo Meski Diminati Tottenham
Piala Dunia Klub (club World Cup)

Liverpool Tegaskan Tak Akan Jual Cody Gakpo Meski Diminati Tottenham

August 4, 2026 ·

Bagikan:

Liverpool mempertahankan Cody Gakpo di tengah ketertarikan dari Tottenham Hotspur. Klub asal Merseyside ini berusaha memperkuat lini serang dan menganggap Gakpo sebagai aset penting.

Liverpool Tegaskan Tak Akan Jual Cody Gakpo Meski Diminati Tottenham

Menurut Sports.

Latar belakang

Cody Gakpo, yang kini berusia 27 tahun, merupakan pemain kunci bagi Liverpool dan terikat kontrak hingga tahun 2030. Meskipun musim lalu performanya tidak sebaik biasanya, dengan hanya mencetak sembilan gol, klub tetap menghargai kemampuannya dan fleksibilitas yang ia tawarkan di lapangan. Keberadaan Gakpo menjadi semakin penting setelah kepergian Mohamed Salah, menjadikannya salah satu pilar dalam strategi serangan Liverpool di Premier League.

Mengapa ini penting

Keputusan Liverpool untuk tidak menjual Cody Gakpo menunjukkan komitmen mereka dalam mempertahankan aset penting di lini serang. Dengan ketertarikan dari Tottenham Hotspur, klub asal Merseyside ini ingin memastikan bahwa mereka tidak kehilangan pemain kunci di tengah upaya untuk memperkuat skuad mereka. Gakpo, yang memiliki kemampuan dan fleksibilitas, dianggap vital bagi strategi jangka panjang Liverpool dalam kompetisi Premier League.

Poin Utama

  • Liverpool Tegaskan Tak Akan Jual Cody Gakpo Meski Diminati Tottenham.
  • Liverpool mempertahankan Cody Gakpo di tengah ketertarikan dari Tottenham Hotspur.
  • Liverpool make Cody Gakpo decision amid Tottenham Hotspur interest - Yahoo Sports.

Liverpool telah membuat posisi mereka jelas terkait Cody Gakpo, dengan laporan dari Daily Mail yang menyebutkan bahwa klub tidak memiliki rencana untuk menjual pemain tersebut meskipun Tottenham Hotspur telah menunjukkan ketertarikan. Pernyataan ini menggambarkan situasi saat ini: ada ketertarikan dari klub lain, tetapi tidak ada dorongan dari Liverpool untuk melepas Gakpo.

Dalam konteks yang lebih luas, Liverpool sedang berupaya untuk memperkuat serangan mereka. Klub ini dilaporkan sedang mengincar Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain, yang dihargai sekitar £145 juta. Dalam situasi ini, strategi Liverpool cukup jelas; mereka berfokus untuk menambah kualitas serangan alih-alih kehilangan pemain kunci.

Cody Gakpo, yang kini berusia 27 tahun, terikat kontrak hingga tahun 2030. Pandangan Liverpool terhadap Gakpo tampaknya dipengaruhi oleh dua faktor utama: pentingnya dia bagi skuad dan inflasi pasar yang sedang berlangsung. Laporan tersebut menyebutkan bahwa dengan harga pasar saat ini yang meningkat untuk pemain berpengalaman, akan sulit bagi klub mana pun untuk mengubah pandangan Liverpool tanpa tawaran yang sangat besar.

Walaupun musim lalu Gakpo tidak tampil sebaik biasanya dan hanya mencetak sembilan gol, masih ada apresiasi tinggi terhadap kemampuannya dan fleksibilitas yang ia tawarkan. Selain itu, ada juga pertimbangan praktis. Liverpool baru saja kehilangan Mohamed Salah musim panas ini, dan satu-satunya pemain yang didatangkan untuk lini serang adalah winger Víctor Munoz dari Osasuna dengan harga £34,5 juta. Dalam konteks ini, mengizinkan satu lagi pemain senior untuk pergi akan sangat tidak mungkin, kecuali tawaran yang sangat luar biasa datang.

Image

Liverpool sebelumnya membayar PSV £44 juta untuk Gakpo pada tahun 2022, dan setiap diskusi sekarang akan dimulai dari valuasi yang jauh lebih tinggi. Ketertarikan Tottenham dapat dimengerti. Mereka ingin mendapatkan Gakpo dan juga tengah mengikuti perkembangan Omar Marmoush serta bernegosiasi untuk Savinho. Rekrutmen Spurs di bawah Roberto De Zerbi telah cukup agresif, dengan Martin Dubravka, Andy Robertson, Marcos Senesi, Jan Paul van Hecke, Sandro Tonali, dan Mateus Fernandes telah bergabung, dengan pengeluaran yang terus meningkat.

Jika Spurs serius mengejar Gakpo, itu akan menjadi salah satu transfer paling menonjol di jendela transfer kali ini. Namun, untuk saat ini, sikap Liverpool tampaknya tetap tegas dan jelas. Di sisi lain, pergerakan diharapkan terjadi di sekitar pemain muda. Penyerang Liverpool, Keyrol Figueroa, menarik perhatian dari Barnsley dan Salford setelah menunjukkan performa impresif untuk U21 di Slovakia dan mencetak gol melawan Cardiff dalam pertandingan persahabatan pada hari Sabtu. Bek Wellity Lucky juga akan dipinjamkan setelah kembali dari cedera, sementara Cardiff menginginkan bek kiri Liverpool, Calum Scanlon, dengan status pinjaman.

Kesepakatan-kesepakatan ini sering kali membentuk dinamika musim panas di belakang layar. Namun, headline utamanya jelas: Liverpool tidak tertekan untuk menjual Gakpo, dan semua indikasi menunjukkan bahwa mereka ingin mempertahankannya. Dari sudut pandang para penggemar Liverpool, ini memberikan ketenangan di permukaan, tetapi tetap meninggalkan banyak kekhawatiran. Jika klub sudah kehilangan Salah dan hanya mendatangkan Víctor Munoz di lini serang, hal terakhir yang diinginkan para pendukung adalah mendengar bahwa pemain depan utama lainnya juga sedang dibahas di pasar. Meskipun pernyataan resmi menyebutkan bahwa Liverpool "tidak memiliki rencana untuk menjual Cody Gakpo", para penggemar telah cukup berpengalaman dalam jendela transfer untuk mengetahui bahwa situasi dapat berubah dengan cepat ketika tawaran besar muncul.

Ada juga kekhawatiran mengenai performa dan tanggung jawab. Gakpo mengalami penurunan performa, dengan "hanya sembilan gol", dan jika Liverpool memasuki musim baru dengan dinamika lini depan yang berubah, maka mempertahankan penyerang berpengalaman menjadi semakin penting. Meskipun ia belum mencapai performa terbaiknya musim lalu, kualitas yang telah terbukti sangat berarti ketika skuad sedang berevolusi. Sudut pandang mengenai Barcola tentu akan menggembirakan para pendukung. Seorang pemain dengan profil seperti itu akan meningkatkan potensi serangan tim. Namun, hingga kesepakatan dilakukan, para penggemar cenderung lebih fokus pada apa yang mungkin hilang daripada apa yang mungkin datang. Itulah sebabnya laporan ini akan menjadi peringatan sekaligus jaminan bagi mereka. Untuk para pemain muda, peminjaman Keyrol Figueroa, Wellity Lucky, dan mungkin Calum Scanlon masuk akal. Para pendukung biasanya menyambut jalur ini. Namun, kekhawatiran yang nyata tetap ada di lini serang senior. Liverpool membutuhkan lebih banyak kedalaman, lebih banyak output, dan lebih banyak kepastian. Menahan Gakpo terasa seperti persyaratan minimum, bukan sentuhan akhir.

Apa yang terjadi selanjutnya

Liverpool diperkirakan akan terus fokus pada penguatan lini serang mereka, dengan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain menjadi target utama. Sementara itu, ketertarikan Tottenham terhadap Gakpo mungkin akan berlanjut, tetapi Liverpool tampaknya tidak akan tergoda untuk menjualnya tanpa tawaran yang sangat menggiurkan. Dengan kontrak Gakpo yang masih berlaku hingga 2030, Liverpool memiliki posisi tawar yang kuat dalam negosiasi.

Frequently Asked Questions

Apa yang terjadi dengan Cody Gakpo?

Liverpool menegaskan bahwa mereka tidak akan menjual Cody Gakpo meskipun ada ketertarikan dari Tottenham Hotspur.

Siapa yang mengkonfirmasi posisi Liverpool tentang Gakpo?

Pernyataan mengenai posisi Liverpool terkait Cody Gakpo dilaporkan oleh Daily Mail.

Mengapa Liverpool tidak menjual Gakpo sekarang?

Liverpool berfokus untuk memperkuat serangan mereka dan mempertahankan pemain kunci, terutama setelah kehilangan Mohamed Salah.

Apa perubahan yang terjadi di lini serang Liverpool?

Liverpool baru saja mendatangkan winger Víctor Munoz dari Osasuna dan tidak ingin kehilangan pemain senior lainnya.

Apa yang mempengaruhi keputusan Liverpool untuk tidak menjual Gakpo?

Keputusan Liverpool dipengaruhi oleh pentingnya Gakpo bagi skuad dan inflasi pasar yang membuat tawaran besar diperlukan untuk mempertimbangkan penjualan.

Berita Terkait

Piala Dunia Klub (club World Cup)
Bagikan: