Bola Indonesia Official
BolaINDONESIAEN
WC 2026 ๐Ÿ†
GK+
Jepang Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026, Target Juara 2050

Jepang Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026, Target Juara 2050

June 29, 2026 ยท Global

Bagikan:

Jepang, yang dilatih oleh Hajime Moriyasu, akan bertemu Brasil di fase eliminasi Piala Dunia 2026. Meskipun menghadapi tantangan, Jepang memiliki target ambisius untuk memenangkan Piala Dunia pada tahun 2050.

Jepang bukanlah tim yang bisa dipandang sebelah mata. Malam ini, tim Brasil yang dilatih Carlo Ancelotti akan memulai fase eliminasi dengan menghadapi salah satu tim yang paling menarik di fase grup, yaitu Jepang. Di bawah kepemimpinan pelatih Hajime Moriyasu selama delapan tahun, tim nasional Jepang datang ke kompetisi ini meskipun tanpa beberapa pemain penting seperti Mitoma, Minamino, dan Endo. Meski begitu, mereka memiliki permainan yang terorganisir dengan baik, seperti yang ditunjukkan oleh keterlibatan mereka di grup yang diisi oleh Belanda dan Swedia, di mana Jepang tidak pernah kalah.

Jepang mungkin memiliki kekurangan fisik dibandingkan dengan tim-tim kuat lainnya, namun tim ini memiliki kualitas teknik yang patut diacungi jempol. Mereka terus berkembang dari satu Piala Dunia ke Piala Dunia berikutnya. Namun, bagaimana federasi Jepang berhasil mengembangkan sepak bola di negara ini? Semua dimulai dengan tujuan yang jelas: memenangkan Piala Dunia pada tahun 2050. Pernyataan ini telah disampaikan oleh JFA sejak 2005 dan didukung oleh berbagai program yang telah membawa perkembangan signifikan bagi sepak bola di Jepang.

Sebagai contoh, pada tahun 2006, JFA meluncurkan program akademi yang sejati, mendukung banyak remaja yang tidak terdaftar di klub sepak bola untuk masuk ke sekolah-sekolah terkemuka di mana mereka dapat belajar dan berlatih. Tujuannya adalah untuk tidak meninggalkan anak-anak yang mungkin tidak diperhatikan atau diabaikan oleh klub-klub sepak bola.

Image

Salah satu siswa dari program ini adalah Ayase Ueda, yang saat ini menjadi penyerang utama tim nasional Jepang dan bermain di Feyenoord. JFA bertujuan untuk menciptakan gerakan sepak bola dengan setidaknya sepuluh juta pemain di negara ini, dan untuk mencapai tujuan tersebut, mereka telah memperbarui fasilitas pelatihan regional dengan program yang telah disetujui di seluruh Prefektur.

Selain itu, pengembangan pemain muda semakin penting, di mana semakin banyak pemain muda yang berkesempatan bermain di Eropa untuk bersaing dengan sepak bola di benua tersebut. Moriyasu juga terus melibatkan pemain-pemain Under 19 sebagai sparring partner bagi tim senior, membantu menjaga intensitas latihan dan mengembangkan bakat masa depan sepak bola Jepang.

Model pengembangan ini terstruktur dan visioner. Mungkin tidak cukup untuk mengalahkan Brasil malam ini, tetapi hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Jepang, sejak 1998, selalu berhasil lolos ke Piala Dunia dan telah mencapai babak 16 besar sebanyak empat kali sejak 2002 berkat tim yang semakin kuat dan terorganisir. Mungkin, suatu saat hingga tahun 2050, ambisi itu akan terwujud.


Related Articles

  1. Jose Mourinho non ha dubbi su Federico Valverde del Real Madrid
  2. Belgio-Iran: come vederla in tv e in streaming
Bagikan: