Bola Indonesia Official
BolaINDONESIAEN
WC 2026 🏆
GK+
Amorim Yakin Milan Segera Beradaptasi dengan Taktik Baru
Piala Dunia Klub (club World Cup)

Amorim Yakin Milan Segera Beradaptasi dengan Taktik Baru

July 27, 2026 ·

Bagikan:

Ruben Amorim menjalani laga perdana sebagai pelatih AC Milan dengan hasil imbang 2-2 melawan Celtic, menunjukkan potensi tim untuk beradaptasi dengan pendekatannya.

Amorim Yakin Milan Segera Beradaptasi dengan Taktik Baru

Menurut Soccernews.

Latar belakang

Ruben Amorim, yang sebelumnya sukses di Sporting CP dan Manchester United, kini menghadapi tantangan untuk mengubah AC Milan menjadi tim yang lebih kompetitif. Dengan menerapkan formasi tiga bek, ia berharap dapat memaksimalkan potensi pemain seperti Fikayo Tomori dan Samuel Chukwueze, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif di Serie A.

Mengapa ini penting

Hasil imbang 2-2 melawan Celtic menunjukkan bahwa AC Milan, di bawah kepemimpinan Ruben Amorim, memiliki potensi untuk beradaptasi dengan taktik baru. Meskipun tertinggal dua gol, kemampuan tim untuk bangkit kembali mencerminkan semangat juang yang penting dalam menghadapi tantangan di Serie A. Adaptasi ini akan menjadi kunci dalam meningkatkan performa mereka di liga domestik dan kompetisi Eropa.

Poin Utama

  • Amorim Yakin Milan Segera Beradaptasi dengan Taktik Baru.
  • Ruben Amorim menjalani laga perdana sebagai pelatih AC Milan dengan hasil imbang 2-2 melawan Celtic, menunjukkan potensi tim untuk beradaptasi dengan pendekatannya.
  • 'It is coming' – Amorim confident Milan will take tactical tweaks on board.

Ruben Amorim mengungkapkan keyakinannya bahwa tim AC Milan yang baru dilatihnya akan cepat beradaptasi dengan tuntutan taktis yang ia terapkan setelah pertandingan pertamanya melawan Celtic, yang berakhir imbang 2-2. Pertandingan tersebut berlangsung di Parkhead, di mana Milan sempat tertinggal dua gol sebelum bangkit untuk menyamakan kedudukan.

Di babak pertama, Milan mengalami kesulitan dan tertinggal 0-2 setelah kesalahan fatal dari Strahinja Pavlovic dan Samuele Ricci dimanfaatkan oleh Camilo Duran dan James Forrest. Namun, dua menit setelah jeda, Milan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui penalti yang dieksekusi oleh Francesco Camarda setelah ia dilanggar oleh Cameron Carter-Vickers. Camarda kemudian menyempurnakan comeback Milan dengan gol keduanya di menit ke-52, menyundul bola dari umpan silang Samuel Chukwueze.

Amorim, yang sebelumnya sukses di Sporting CP dan Manchester United, menerapkan formasi tiga bek, dengan Fikayo Tomori, Matteo Gabbia, dan Pavlovic sebagai benteng pertahanan. Pendekatan ini pernah digunakan oleh Massimiliano Allegri saat menangani Milan pada musim 2025-26. Amorim optimis bahwa para pemainnya akan segera memahami ide-idenya. "Kami berusaha untuk menguasai bola. Kami sedikit kesulitan karena kami melakukan pressing tinggi di seluruh lapangan," ujar Amorim. "Kami perlu membangun itu dan meningkatkannya. Kami akan lebih tajam secara fisik dan mampu membaca permainan dengan lebih baik. Tim belum sepenuhnya mengadopsi ide itu, tetapi itu akan datang. Para pemain berusaha melakukan pekerjaan mereka meskipun tidak mudah, terutama saat kami kebobolan, tetapi itu normal setelah dua minggu latihan."

Image

Pertandingan pra-musim pertama Milan berakhir dengan kedudukan imbang, meskipun mereka menciptakan lebih banyak peluang daripada Celtic, dengan total ekspektasi gol (xG) mencapai 1.8 dari 10 percobaan, sementara Celtic hanya 1.1 dari tujuh percobaan. Camarda menjadi bintang lapangan dengan total tembakan terbanyak di tim (empat kali), hanya kalah dari Chukwueze yang memiliki enam sentuhan di area kotak penalti lawan.

Camarda sebelumnya dipinjamkan ke Lecce pada musim 2025-26 dan mencetak satu gol serta memberikan satu assist dalam 23 penampilan di semua kompetisi. Lecce telah mengaktifkan opsi pembelian untuk pemain berusia 18 tahun tersebut, tetapi Milan juga menggunakan klausul buy-back untuk membawa kembali pemain muda berbakat ini dengan kontrak hingga 2031. Amorim menegaskan bahwa Camarda adalah bagian dari rencananya untuk musim yang akan datang. "Camarda harus tetap bersama kami. Saya sangat percaya padanya dan para pemain muda yang bekerja dengan kami," kata Amorim. "Saya tidak ingin membicarakan individu, tetapi yang bisa saya katakan adalah Camarda akan bersama kami musim ini.",

Dengan hasil ini, Milan menunjukkan potensi untuk berkembang di bawah kepemimpinan Amorim, dan penggemar berharap dapat melihat peningkatan yang lebih signifikan di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Image

Apa yang terjadi selanjutnya

Dengan Amorim yang baru memimpin, AC Milan diharapkan akan terus mengembangkan pemahaman taktis di antara para pemainnya. Pertandingan berikutnya akan menjadi kesempatan bagi tim untuk menerapkan strategi baru dan memperbaiki kesalahan yang terjadi melawan Celtic. Sukses dalam adaptasi ini akan sangat berpengaruh pada outlook musim mereka di Serie A dan kompetisi lainnya.

Frequently Asked Questions

Siapa yang mencetak gol dalam pertandingan AC Milan vs Celtic?

Francesco Camarda mencetak dua gol untuk AC Milan setelah penalti dan sundulan dari umpan silang Samuel Chukwueze.

Apa hasil akhir pertandingan AC Milan melawan Celtic?

Pertandingan berakhir imbang 2-2.

Bagaimana posisi AC Milan di tabel Serie A setelah pertandingan ini?

Artikel tidak menyebutkan posisi AC Milan di tabel Serie A setelah pertandingan ini.

Apa taktik yang diterapkan Ruben Amorim di AC Milan?

Ruben Amorim menerapkan formasi tiga bek di AC Milan.

Kapan AC Milan akan bertanding selanjutnya?

Artikel tidak mencantumkan jadwal pertandingan selanjutnya untuk AC Milan.

Berita Terkait

Piala Dunia Klub (club World Cup)
Bagikan: