
Schmeichel: 'Manchester City Harus Dihukum 25 Poin Setiap
October 14, 2026 ·
Cựu kiper legendaris Peter Schmeichel mengusulkan agar Manchester City dihukum 25 poin setiap musim selama lima tahun, serta dilarang melakukan transfer dan diharuskan menjual klub akibat pelanggaran finansial.
Schmeichel: 'Manchester City Harus Dihukum 25 Poin Setiap
Menurut Vnexpress.
Latar belakang
Peter Schmeichel, yang dikenal sebagai salah satu kiper terbaik dalam sejarah sepak bola, memiliki pengalaman luas di Ngoại Hạng Anh, terutama saat membela Manchester United. Dengan latar belakangnya, pendapatnya mengenai sanksi untuk Manchester City membawa bobot tersendiri, mengingat pengalamannya dalam menghadapi tekanan di liga. Usulan sanksi ini juga mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas tentang integritas kompetisi di liga teratas Inggris.
Mengapa ini penting
Pernyataan Peter Schmeichel mengenai sanksi yang diusulkan untuk Manchester City menyoroti ketegangan yang ada dalam dunia sepak bola, khususnya di Ngoại Hạng Anh. Dengan pelanggaran finansial yang sedang diselidiki, sanksi yang diusulkan dapat berdampak signifikan pada posisi klub di liga dan memengaruhi dinamika transfer di pasar. Hal ini juga dapat menjadi peringatan bagi klub-klub lain untuk mematuhi aturan yang ada.
Poin Utama
- Schmeichel: 'Manchester City Harus Dihukum 25 Poin Setiap.
- Cựu kiper legendaris Peter Schmeichel mengusulkan agar Manchester City dihukum 25 poin setiap musim selama lima tahun, serta dilarang melakukan transfer dan diharuskan menjual klub akibat pelanggaran finansial.
- Schmeichel: 'Man City nên bị trừ 25 điểm trong 5 mùa tiếp theo'.
Cựu kiper legendaris Peter Schmeichel mengemukakan pendapatnya bahwa Manchester City seharusnya dihukum 25 poin setiap musim selama lima tahun ke depan. Selain itu, ia juga mengusulkan agar klub tersebut dilarang melakukan transfer pemain dan diharuskan untuk menjual klub sebagai konsekuensi dari pelanggaran aturan finansial yang dilakukan di Liga Inggris. Pendapat Schmeichel ini disampaikan saat ia memberikan komentar untuk saluran Viaplay setelah pertandingan di mana Manchester City mengalahkan Liverpool dengan skor 3-0 di Anfield pada 11 Oktober lalu. Ini adalah pertandingan pertama bagi City setelah mereka dinyatakan melanggar aturan finansial oleh Liga Inggris berdasarkan keputusan yang diumumkan bulan lalu.
"Tentu saja, mereka harus tetap berada di Liga Inggris. Namun, setiap musim selama lima tahun ke depan, mereka harus memulai dengan minus 25 poin," ungkap Schmeichel. Mantan penjaga gawang yang terkenal saat membela Manchester United dari tahun 1991 hingga 1999 ini, membantu timnya meraih treble pada tahun 1999. Meskipun ia mengakhiri karirnya di Manchester City, Schmeichel tidak membela pelanggaran yang dilakukan oleh klub tersebut. Menurutnya, hukuman ini harus cukup berat untuk memberikan efek jera, serta mengingatkan klub-klub lain tentang konsekuensi dari pelanggaran aturan. "Ketika berbuat curang, hukumannya harus sangat berat," tambahnya.
Selain pengurangan poin, Schmeichel juga meminta agar Manchester City dikenakan larangan transfer selama lima tahun dan denda yang signifikan. Ia bahkan mengusulkan agar pemilik klub diwajibkan untuk menjual tim, serta melarang semua individu yang terlibat dalam pelanggaran dari kegiatan sepak bola.

"Saya tidak berpikir mereka memiliki kemampuan untuk mengelola klub ini, juga tidak memiliki kapasitas untuk mengelola klub sepak bola di Inggris," komentar Schmeichel yang kini berusia 62 tahun. Manchester City diketahui telah melanggar aturan finansial pada periode 2009-2018, dengan tuduhan terkait pernyataan pendapatan yang melebihi 900 juta poundsterling (sekitar 1,2 miliar USD). Namun, klub tersebut tetap bersikukuh bahwa mereka tidak bersalah dan telah mengajukan banding pada 2 Oktober lalu. Hasil akhir dari proses ini mungkin baru akan diumumkan pada akhir Januari 2027.
Karena proses banding belum selesai, hukuman yang mungkin diterima oleh Manchester City masih belum ditentukan. Usulan Schmeichel adalah pandangan pribadinya dan bukan merupakan hukuman yang telah diumumkan oleh Liga Inggris. Ia juga berpendapat bahwa pencabutan gelar yang diraih oleh Manchester City selama periode yang diselidiki bukanlah hal yang paling penting. City telah memenangkan Liga Inggris tiga kali dari tahun 2009 hingga 2018. Berbeda dengan Schmeichel, mantan bek Jaap Stam, rekannya di Manchester United, berpendapat bahwa Manchester City seharusnya dicabut gelarnya.
"Saya rasa mereka perlu dicabut gelarnya karena telah berbuat curang untuk meraihnya," kata Stam. Meskipun memiliki pandangan yang berbeda tentang penanganan gelar, kedua mantan pemain tersebut sepakat bahwa Liga Inggris perlu memberikan hukuman yang cukup berat untuk memberikan efek jera. Stam menekankan bahwa liga harus menjadi contoh agar kasus serupa tidak terulang di masa depan. Kontroversi mengenai hukuman ini muncul di tengah performa Manchester City yang tetap baik di lapangan. Di Anfield, tim asuhan Enzo Maresca tersebut menang 3-0 berkat gol-gol dari Erling Haaland, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki. Sementara itu, Liverpool harus bermain dengan sepuluh orang setelah Ryan Gravenberch diusir dari lapangan. Hasil ini membantu Manchester City mempertahankan keunggulan tiga poin atas Arsenal di puncak klasemen. Sebelumnya, Arsenal berhasil menang melawan Leeds di Stadion Emirates.
Apa yang terjadi selanjutnya
Jika sanksi yang diusulkan Schmeichel diterapkan, Manchester City mungkin harus merombak strategi mereka di bursa transfer selama beberapa tahun ke depan. Hal ini dapat memengaruhi pengembangan pemain muda dan kemampuan klub untuk bersaing di level tertinggi. Selain itu, keputusan ini dapat memicu reaksi dari klub-klub lain di Ngoại Hạng Anh yang mungkin merasa terancam oleh potensi ketidakadilan dalam kompetisi.
Frequently Asked Questions
Siapa yang mengusulkan hukuman untuk Manchester City?
Peter Schmeichel, mantan kiper legendaris, mengusulkan hukuman untuk Manchester City.
Dari mana Peter Schmeichel berasal?
Peter Schmeichel terkenal saat bermain untuk Manchester United dari tahun 1991 hingga 1999.
Mengapa Manchester City harus dihukum menurut Schmeichel?
Schmeichel berpendapat bahwa hukuman diperlukan sebagai konsekuensi dari pelanggaran aturan finansial yang dilakukan oleh Manchester City.
Apa status hukuman yang diusulkan Schmeichel untuk Manchester City?
Schmeichel mengusulkan agar Manchester City dihukum 25 poin setiap musim selama lima tahun, serta larangan transfer dan denda yang signifikan.
Kapan Schmeichel menyampaikan pendapatnya tentang Manchester City?
Schmeichel menyampaikan pendapatnya setelah pertandingan antara Manchester City dan Liverpool pada 11 Oktober.