Bola Indonesia Resmi
BolaINDONESIA
GK+
Timnas Indonesia

Xavi Hernández: "Saya ingin semua memahami bahwa kita

September 22, 2026 ·

Bagikan:

Xavi Hernández, pelatih baru timnas Belanda, menegaskan ingin membangun tim yang bermain dengan semangat dan ambisi, serta berfokus pada kebersamaan tanpa ego saat bersiap menghadapi Jerman dalam laga perdana Liga Bangsa-Bangsa.

Xavi Hernández: "Saya ingin semua memahami bahwa kita

Menurut Mundodeportivo.

Latar belakang

Xavi Hernández, yang sebelumnya dikenal sebagai pelatih Barcelona, kini memimpin timnas Belanda dengan harapan untuk mengubah wajah sepak bola mereka. Dia dihadapkan pada tantangan besar untuk mengintegrasikan pemain seperti Virgil van Dijk dan membangun tim yang solid di Liga Bangsa-Bangsa. Keberhasilan dalam kompetisi ini akan menjadi indikator penting untuk masa depan tim menjelang Piala Dunia 2026.

Mengapa ini penting

Pelantikan Xavi Hernández sebagai pelatih timnas Belanda menandai era baru bagi Países Bajos, yang berambisi untuk tampil lebih baik di Liga Bangsa-Bangsa. Dengan fokus pada kebersamaan dan semangat tim, Xavi berharap dapat mengubah performa tim menjelang Piala Dunia 2026. Pertandingan melawan Jerman tidak hanya penting untuk poin, tetapi juga untuk membangun kepercayaan diri dan identitas tim.

Poin Utama

  • Xavi Hernández: "Saya ingin semua memahami bahwa kita.
  • Xavi Hernández, pelatih baru timnas Belanda, menegaskan ingin membangun tim yang bermain dengan semangat dan ambisi, serta berfokus pada kebersamaan tanpa ego saat bersiap menghadapi Jerman dalam laga perdana Liga Bangsa-Bangsa.
  • "No quiero egos, todos tienen que entender que somos un grupo".

Pelatih tim nasional Belanda, Xavi Hernández, mengungkapkan keinginannya untuk membangun sebuah tim yang bermain dengan "semangat, ambisi, dan intensitas" menjelang laga perdananya melawan Jerman di Liga Bangsa-Bangsa, yang akan digelar di Johan Cruijff Arena, Amsterdam. Dalam konferensi pers pertamanya setelah mengumumkan skuad, Xavi menekankan pentingnya timnya menjadi "protagonis" di lapangan.

"Saya ingin penonton melihat tim yang penuh semangat, ambisi, dan intensitas," ujar mantan pelatih Barcelona yang kini mengemban tugas berat sebagai pelatih timnas Belanda. Laga melawan Jerman yang akan berlangsung pada hari Kamis ini menjadi momen penting bagi Xavi, yang juga merupakan debut pertama Jürgen Klopp sebagai pelatih Jerman. "Kami ingin menjadi protagonis di lapangan. Ini adalah cara bermain saya. Sekarang kita akan lihat apakah kita memiliki kemampuan untuk melakukannya," lanjutnya.

Xavi, yang berusia 46 tahun dan mempunyai kontrak hingga Piala Dunia 2030, juga menyatakan bahwa timnya akan berusaha untuk sering bermain di area lawan, menguasai bola, dan tampil berani dalam bertahan. Sebelum pertandingan, Xavi telah mengatur beberapa sesi latihan, sebagian besar dilakukan secara tertutup untuk mematangkan taktik permainan. "Kami memiliki banyak hal yang harus dilakukan. Waktu yang kami miliki terbatas, tapi tidak ada alasan untuk tidak siap," tegasnya.

Pelatih asal Spanyol ini juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam tim, "Semua pemain harus memahami bahwa kami adalah sebuah grup, kami adalah sebuah keluarga. Kami tidak ingin ada ego. Yang paling penting di sini adalah tim, bukan individu," ujar Xavi.

Mengenai kapten tim, Xavi menjelaskan mengapa Virgil van Dijk yang berusia 35 tahun tetap memegang jabatan tersebut. "Dia siap untuk bersaing, siap untuk menjadi pemimpin kami, kapten kami," jelasnya, menambahkan bahwa Van Dijk dalam kondisi baik dan tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan perannya di tim nasional.

Belanda akan memulai serangkaian empat pertandingan di Liga Bangsa-Bangsa dalam waktu 11 hari, dengan Jerman sebagai lawan pertama, diikuti Serbia pada 27 September, Yunani pada 1 Oktober, dan kembali menghadapi Serbia pada 4 Oktober. Xavi menyadari bahwa laga melawan Jerman adalah ujian yang sulit.

Dalam konferensi pers tersebut, ketika ditanya tentang adaptasinya terhadap karakter masyarakat Belanda, ia mengaku merasa "nyaman" dengan sifat langsung orang Belanda. Xavi juga mengakui bahwa ia masih perlu waktu untuk menghafal lagu kebangsaan. "Saya akan mencobanya. Saya berjanji, tetapi masih terlalu awal. Saya butuh waktu," jawabnya. Ketika ditanya mengenai kesadaran akan sejarah lagu kebangsaan yang menyebutkan William of Orange yang menghormati "raja Spanyol", Xavi menyatakan bahwa ia mengetahui sejarah tersebut.

Apa yang terjadi selanjutnya

Setelah laga perdana melawan Jerman, Xavi diharapkan dapat mengevaluasi taktik dan strategi yang telah diterapkan. Keberhasilan di Liga Bangsa-Bangsa akan menjadi langkah awal untuk mempersiapkan tim menjelang Piala Dunia 2026. Dengan kontrak hingga 2030, Xavi memiliki waktu untuk membangun skuad yang kompetitif dan berambisi.

Frequently Asked Questions

Apa yang diungkapkan Xavi Hernández menjelang laga perdananya?

Xavi Hernández mengungkapkan keinginannya untuk membangun tim yang bermain dengan semangat, ambisi, dan intensitas.

Siapa yang mengonfirmasi bahwa Virgil van Dijk tetap menjadi kapten tim?

Xavi Hernández menjelaskan bahwa Virgil van Dijk tetap memegang jabatan kapten karena dia siap untuk bersaing.

Mengapa Xavi Hernández ingin timnya menjadi protagonis di lapangan?

Xavi ingin timnya menjadi protagonis di lapangan untuk menunjukkan cara bermainnya dan menguasai permainan.

Apa perubahan yang dilakukan Xavi Hernández dalam persiapan tim?

Xavi telah mengatur beberapa sesi latihan, sebagian besar dilakukan secara tertutup, untuk mematangkan taktik permainan.

Kapan laga perdana timnas Belanda melawan Jerman akan berlangsung?

Laga perdana timnas Belanda melawan Jerman akan berlangsung pada hari Kamis di Johan Cruijff Arena, Amsterdam.

Berita Terkait

Timnas Indonesia
Bagikan:
Xavi Hernández: "Saya ingin semua memahami bahwa kita —…