Bola Indonesia Official
BolaINDONESIAEN
WC 2026 🏆
GK+
UEFA Menyatakan Kehilangan Kepercayaan terhadap Infantino dalam
Piala Dunia Klub (club World Cup)

UEFA Menyatakan Kehilangan Kepercayaan terhadap Infantino dalam

August 2, 2026 ·

Bagikan:

UEFA telah secara resmi menyatakan kehilangan kepercayaan terhadap FIFA dan presiden Gianni Infantino setelah keputusan untuk menarik rencana penjualan saham yang kontroversial.

UEFA Menyatakan Kehilangan Kepercayaan terhadap Infantino dalam

Menurut Vi.

Latar belakang

Kehilangan kepercayaan UEFA terhadap Gianni Infantino menciptakan tantangan bagi kepemimpinannya di FIFA. Dengan UEFA yang mewakili banyak negara anggota, dampak dari ketegangan ini dapat meluas ke seluruh ekosistem sepak bola global, termasuk potensi dampak pada kebijakan dan keputusan yang diambil oleh FIFA di masa depan.

Mengapa ini penting

Pernyataan tegas UEFA ini mencerminkan ketegangan yang meningkat antara asosiasi sepak bola Eropa dan FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino. Kehilangan kepercayaan ini dapat berdampak signifikan terhadap kolaborasi antara UEFA dan FIFA, terutama menjelang turnamen besar seperti Piala Dunia. Jika UEFA benar-benar melanjutkan rencana boikot, hal ini dapat mempengaruhi integritas dan keberlangsungan kompetisi sepak bola internasional.

Poin Utama

  • UEFA Menyatakan Kehilangan Kepercayaan terhadap Infantino dalam.
  • UEFA telah secara resmi menyatakan kehilangan kepercayaan terhadap FIFA dan presiden Gianni Infantino setelah keputusan untuk menarik rencana penjualan saham yang kontroversial.
  • UEFA zegt vertrouwen in Infantino op in spijkerhard statement.

Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan tegas yang mencerminkan kekecewaan mendalam terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino. Hal ini dipicu oleh keputusan Infantino untuk menarik rencana penjualan saham yang sebelumnya diusulkan, yang dianggap kontroversial oleh banyak pihak. Dalam pernyataan tersebut, UEFA menegaskan bahwa kepercayaan mereka terhadap kepemimpinan Infantino telah hilang sepenuhnya.

Pernyataan ini muncul setelah UEFA pada hari Kamis lalu menyatakan sikap keras terhadap rencana Infantino yang ingin menjual kepentingan di perusahaan baru yang berkaitan dengan kompetisi sepak bola, termasuk Piala Dunia. UEFA menyebutkan bahwa semua negara anggota UEFA sepakat untuk memboikot semua turnamen FIFA jika rencana tersebut dilanjutkan.

Pada malam Jumat hingga Sabtu, Infantino menyampaikan pernyataan yang menyatakan bahwa niatnya bukan untuk menciptakan perpecahan, dan ia telah membatalkan rencana tersebut. Namun, langkah tersebut ternyata tidak cukup untuk meredakan ketegangan dengan UEFA. Dalam pernyataannya, UEFA menekankan bahwa kepercayaan yang telah rusak oleh tindakan Infantino tidak dapat diperbaiki dengan mudah.

Image

Pernyataan UEFA dimulai dengan nada yang lebih diplomatis, menyatakan, "UEFA menyambut baik keputusan FIFA untuk membatalkan rencana penjualan saham dalam kompetisi, termasuk Piala Dunia." Namun, nada tersebut segera berubah lebih serius ketika UEFA mengingatkan kembali janji-janji yang pernah diucapkan oleh Infantino. Ketika mencalonkan diri sebagai presiden FIFA pada tahun 2016, Infantino berjanji akan menjunjung transparansi dan melibatkan semua anggota dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan uang FIFA, yang seharusnya digunakan untuk pengembangan sepak bola.

"Uang FIFA adalah uang kalian. Ini bukan uang presiden FIFA, tetapi uang kalian yang seharusnya digunakan untuk perkembangan sepak bola dan bukan untuk kepentingan pribadi," ungkap UEFA menegaskan. Sayangnya, mereka menilai bahwa Infantino tidak memenuhi janji tersebut. Rencana penjualan saham yang dirancang secara sembunyi-sembunyi dan berupaya dipercepat dianggap tidak transparan.

UEFA juga menyatakan bahwa Infantino gagal dalam menggunakan dana FIFA dengan baik untuk pengembangan olahraga. Oleh karena itu, UEFA berencana untuk berdiskusi dengan mitra dan pemangku kepentingan lainnya untuk menemukan cara baru dalam mendistribusikan dana melalui program FIFA yang ada.

Menutup pernyataannya, UEFA menekankan bahwa meskipun pembatalan rencana tersebut dapat dianggap sebagai kemenangan bagi sepak bola, perjalanan untuk membangun kembali kepercayaan terhadap FIFA baru saja dimulai. UEFA mengingatkan bahwa meskipun rencana tersebut telah dibatalkan, pekerjaan untuk memulihkan kepercayaan masih sangat diperlukan.

Apa yang terjadi selanjutnya

Keputusan UEFA untuk memboikot turnamen FIFA jika rencana penjualan saham dilanjutkan menunjukkan potensi krisis dalam hubungan antara kedua organisasi. Infantino diharapkan akan mencari cara untuk memperbaiki hubungan ini, tetapi pernyataan UEFA menunjukkan bahwa proses tersebut tidak akan mudah. Dalam konteks ini, FIFA dan UEFA perlu menemukan solusi yang dapat memulihkan kepercayaan dan memastikan stabilitas dalam dunia sepak bola.

Frequently Asked Questions

Apa yang terjadi antara UEFA dan Gianni Infantino?

UEFA mengeluarkan pernyataan tegas yang menyatakan kehilangan kepercayaan terhadap Gianni Infantino setelah ia menarik rencana penjualan saham yang dianggap kontroversial.

Siapa yang mengkonfirmasi kehilangan kepercayaan terhadap Infantino?

Pernyataan kehilangan kepercayaan tersebut dikonfirmasi oleh Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA).

Mengapa UEFA mengeluarkan pernyataan ini sekarang?

Pernyataan ini dikeluarkan setelah UEFA menyatakan sikap keras terhadap rencana Infantino yang ingin menjual kepentingan di perusahaan baru terkait kompetisi sepak bola.

Apa perubahan yang dilakukan Infantino setelah pernyataan UEFA?

Infantino menyampaikan pernyataan bahwa niatnya bukan untuk menciptakan perpecahan dan telah membatalkan rencana penjualannya.

Apa reaksi UEFA terhadap keputusan Infantino untuk membatalkan rencana penjualan?

UEFA menyambut baik keputusan tersebut, tetapi menekankan bahwa kepercayaan yang telah rusak tidak dapat diperbaiki dengan mudah.

Berita Terkait

Piala Dunia Klub (club World Cup)
Bagikan: