Manchester United Siap Menghidupkan Minat Terhadap Gelandang 22 Tahun
July 4, 2026 · Global
Manchester United berusaha membangun kembali lini tengah mereka setelah gagal mendapatkan Mateus Fernandes. Carlos Baleba dan Alex Scott muncul sebagai target potensial, namun tantangan dalam negosiasi harga dengan Brighton dan Bournemouth tetap ada.
Manchester United telah melewatkan kesempatan untuk merekrut Mateus Fernandes, dan hal ini sangat penting bagi klub yang sedang berbicara tentang perombakan lini tengah di bawah pelatih Michael Carrick. Menurut laporan dari Give Me Sport, Fernandes akan melanjutkan karirnya di London setelah sepakat untuk bergabung dengan Tottenham. Ini membuat United kembali ke posisi yang sering mereka alami dalam beberapa tahun terakhir, yaitu mengevaluasi kembali daftar lama dan mempertanyakan nilai dari target yang sudah ada. Salah satu nama yang mencuat adalah Carlos Baleba. Laporan menyebutkan bahwa "Manchester United memasukkan Carlos Baleba dalam daftar mereka untuk perekrutan gelandang baru" dan ini bukanlah kejutan. Ia sudah dipandang positif sebelumnya dan masih mendapatkan perhatian. Brighton tentunya tahu bagaimana memanfaatkan ketertarikan tersebut. United "pernah mendekati Seagulls untuk mendapatkan gelandang berusia 22 tahun itu musim panas lalu, tetapi terhalang oleh harga £100 juta yang dipatok." Angka ini sangat mencerminkan situasi. Brighton melihat adanya permintaan, melihat potensi, dan menetapkan harga sesuai permintaan tersebut. Hal ini juga menggarisbawahi masalah yang dihadapi United. Jika pemain tersebut masih dianggap sebagai "pengganti Casemiro", maka keragu-raguan dalam negosiasi akan berakibat pada biaya yang lebih tinggi. Ketika sebuah klub memutuskan bahwa seorang gelandang dapat menjadi jangkar tim untuk bertahun-tahun, biaya tersebut jarang menyusut. Ada detail penting lainnya dalam laporan ini, yaitu "penawaran di bawah £70 juta tidak akan dipertimbangkan", dengan klaim lebih lanjut bahwa Baleba "hanya ingin bergabung dengan United". Ini tentu saja berguna jika benar. Namun, Brighton tidak memiliki alasan untuk terburu-buru dan tidak ada alasan untuk memberikan diskon besar, terutama mengingat Baleba "masih tampil secara reguler untuk tim Fabio Hurzeler musim lalu". Jika Baleba dianggap mahal, Alex Scott juga berada dalam kategori yang sama. United "akan menjajaki kemungkinan untuk merekrut bintang Bournemouth Alex Scott setelah melihat Fernandes memilih untuk pindah ke Tottenham dengan biaya £85 juta." Sekali lagi, pasar memberikan gambaran yang jelas. Bournemouth mematoknya sekitar £80 juta, dan mereka tidak sendirian dalam mengaguminya. Laporan ini menyebutkan Arsenal, Manchester City, Tottenham, dan Chelsea sebagai klub yang juga memantau situasi ini. Scott memiliki momentum setelah "musim yang mengesankan" dan panggilan perdana ke tim nasional Inggris di bawah Thomas Tuchel. Ia memiliki profil yang berbeda dari Baleba, lebih progresif dan lebih fleksibel, tetapi masalahnya tetap sama. United membutuhkan kualitas, kedalaman, dan keandalan jika mereka serius untuk bersaing di Premier League dan Liga Champions. Ederson diharapkan bergabung dari Atalanta setelah tugasnya di Piala Dunia bersama Brasil selesai, sementara Aurelien Tchouameni dan Sander Berge juga disebutkan. Ini menunjukkan bahwa United sedang mempertahankan opsi yang terbuka, yang merupakan langkah cerdas, tetapi mereka juga masih perlu kejelasan tentang apa yang ingin dijadikan lini tengah ini. Kehilangan Fernandes bukanlah akhir dunia. Namun, kehilangan Fernandes dan kemudian membayar lebih di tengah kepanikan akan menjadi lebih buruk. Dari sudut pandang penggemar Manchester United, semua ini terasa sangat familiar. Satu target pergi ke klub lain, lalu tiba-tiba nama-nama lama dari daftar pendek kembali muncul seolah-olah itu membuktikan ada rencana yang matang. Itu tidak benar. Ini membuktikan bahwa klub masih reaktif. Baleba adalah pemain yang sangat baik, tetapi jika Brighton ingin £100 juta, atau bahkan mendekati angka tersebut, United harus sangat yakin. Bukan sekadar berharap, tetapi yakin. Kita telah melihat terlalu banyak biaya besar yang terkait dengan pemain yang kemudian datang dengan ekspektasi yang tidak mungkin. Menyebut seseorang sebagai "pengganti Casemiro" adalah label yang menciptakan kebisingan sebelum bola ditendang. Scott juga berbakat, tetapi £80 juta untuk pemain yang masih berkembang terasa seperti harga premium yang didorong oleh hype, usia, dan inflasi pasar Inggris. Jika United ingin membangun dengan baik di bawah Carrick, rekrutmen harus lebih tenang dan cerdas daripada ini. Rekrutlah gelandang yang tepat, bukan yang paling mencolok di media sosial. Kedatangan Ederson membantu, tetapi satu kedatangan tidak memperbaiki lini tengah yang masih kekurangan kepastian dalam penguasaan, perolehan bola, dan daya tahan sepanjang musim. Tchouameni terdengar ambisius, Berge terdengar praktis, Baleba terdengar menarik, Scott terdengar fashionable. Baiklah. Pilih yang paling sesuai dengan sistem dan selesaikan kesepakatan dengan cepat. Para penggemar sudah lelah dengan jendela transfer yang dibangun berdasarkan ketertarikan dengan semua pemain dan akhirnya hanya mendapatkan siapa pun yang tersisa.