
Kembalinya Argentina yang Tenang, De Paul Ungkap Kekecewaan kepada
July 21, 2026 · Argentina
Kembalinya Argentina setelah mengalami kekalahan di final Piala Dunia 2026 terasa lebih tenang, dengan banyak pemain, termasuk Lionel Messi, yang tidak hadir. Rodrigo De Paul menyampaikan kekecewaannya terhadap kritik yang muncul.
Kembalinya Argentina yang Tenang, De Paul Ungkap Kekecewaan kepada
Mengapa ini penting
Kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol menandai momen penting dalam sejarah sepak bola negara tersebut. Kembalinya tim nasional dalam suasana yang lebih tenang dibandingkan dengan kemenangan empat tahun lalu menunjukkan perubahan dalam dinamika tim dan harapan para penggemar. Ketidakhadiran Lionel Messi dan pemain kunci lainnya menambah nuansa hampa, menciptakan refleksi mendalam tentang perjalanan tim dan harapan untuk masa depan.
Latar belakang
Lionel Messi, yang merupakan kapten Argentina, tidak hadir dalam kembalinya tim setelah final Piala Dunia 2026. Ketidakhadirannya, bersama dengan pemain kunci lainnya seperti Rodrigo De Paul dan Cristian Romero, menunjukkan tantangan yang dihadapi Argentina dalam mempertahankan performa terbaik mereka di panggung internasional. Dengan Messi yang kini bermain di Inter Miami, harapan untuk Piala Dunia 2026 tetap menjadi fokus utama bagi tim dan penggemar.
Poin Utama
- Kembalinya Argentina yang Tenang, De Paul Ungkap Kekecewaan kepada.
- Kembalinya Argentina setelah mengalami kekalahan di final Piala Dunia 2026 terasa lebih tenang, dengan banyak pemain, termasuk Lionel Messi, yang tidak hadir.
- Ingetogen thuiskomst voor Argentinië, De Paul haalt uit naar critici.
Empat tahun lalu, ketika Argentina meraih gelar juara dunia di Qatar, mereka disambut dengan luar biasa oleh lima juta penggemar. Namun, kali ini, hanya enam belas pemain yang turun dari pesawat di Buenos Aires. Selain Messi dan De Paul, beberapa pemain kunci lainnya seperti Cristian Romero, Nahuel Molina, Julián Álvarez, Enzo Fernández, Lautaro Martínez, Nico Paz, Juan Musso, dan mantan kiper Ajax, Gerónimo Rulli, juga tidak hadir.
Meskipun hujan dan suhu hanya tujuh derajat, pemain yang kembali melakukan tur dengan bus terbuka di sepanjang rute dari bandara menuju kompleks pelatihan, di mana ribuan penggemar memberikan dukungan kepada mereka. Emiliano Martínez, yang dikenal aktif empat tahun lalu, kali ini memilih untuk tetap berada di belakang layar.

Setelah tur selesai, para pemain menikmati makan malam bersama, tetapi menurut laporan media Argentina, suasana terasa hampa dan tidak banyak tawa yang terdengar. De Paul, yang kini berada di Miami, menyampaikan pesan kepada penggemar melalui media sosial. Dia menyatakan, "Jika ada yang layak merasakan kembali perasaan empat tahun lalu, itu adalah kalian."
Dia juga menekankan bahwa hubungan antara tim dan penggemar lebih dari sekadar trofi. "Seiring berjalannya waktu, saya semakin menyadari bahwa ikatan kalian dengan kelompok ini jauh lebih dalam daripada sekadar sebuah piala. Saya berpegang pada pikiran ini untuk melewati masa-masa sulit ini," ungkap De Paul.
De Paul juga mengungkapkan kekecewaannya dengan mengatakan, "Hari ini saya dapat melihat berapa banyak orang yang menunggu kekalahan ini. Selama Piala Dunia, mereka menyebarkan teori konspirasi yang tidak berdasar hanya untuk mengatasi kekecewaan mereka karena tidak bisa merasakan apa yang kami alami sebagai Argentina. Senyuman kami mengganggu mereka. Cara kami berada menyusahkan mereka. Namun, hal ini justru menguatkan bahwa cinta dan semangat kami untuk kaos ini mampu mengatasi segalanya."
Tim Inter Miami, klub tempat Messi dan De Paul bermain, akan melanjutkan kompetisi Major League Soccer dengan pertandingan kandang melawan Chicago Fire pada hari Kamis. Namun, keduanya diperkirakan tidak akan bermain, termasuk dalam laga tandang melawan Montréal, dan dijadwalkan kembali bergabung dengan tim pada awal bulan depan.
Apa yang terjadi selanjutnya
Dengan Lionel Messi dan Rodrigo De Paul kini berada di Inter Miami, fokus Argentina akan beralih ke persiapan untuk turnamen mendatang. Para pemain yang kembali diharapkan dapat membangun kembali semangat tim menjelang kualifikasi Piala Dunia 2026. Sementara itu, penggemar akan terus menantikan penampilan Messi dan rekan-rekannya saat mereka berusaha untuk bangkit dari kekalahan ini.
Frequently Asked Questions
Apa yang terjadi setelah kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026?
Setelah kekalahan di final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol, para pemain Argentina melakukan tur di Buenos Aires, tetapi hampir setengah dari skuad tidak hadir.
Siapa yang mengonfirmasi ketidakhadiran Lionel Messi?
Ketidakhadiran Lionel Messi dikonfirmasi oleh laporan yang menyebutkan bahwa dia tetap berada di Amerika Serikat dan langsung menuju Miami.
Mengapa suasana kali ini berbeda dibandingkan dengan empat tahun lalu?
Suasana kali ini terasa lebih tenang dibandingkan dengan empat tahun lalu ketika Argentina meraih gelar juara dunia, dengan hanya enam belas pemain yang turun dari pesawat di Buenos Aires.
Apa perubahan yang terjadi dalam sambutan penggemar terhadap tim?
Kali ini, sambutan penggemar jauh lebih sedikit, dengan hanya ribuan penggemar yang memberikan dukungan, dibandingkan dengan lima juta penggemar empat tahun lalu.
Apa pesan yang disampaikan Rodrigo De Paul kepada penggemar?
Rodrigo De Paul menyampaikan pesan melalui media sosial, mengatakan bahwa jika ada yang layak merasakan kembali perasaan empat tahun lalu, itu adalah para penggemar.
Berita Terkait
- Gol Kunci Amad Diallo Bawa Pantai Gading Menang Tipis Atas Ekuador
- Mundial 2026
- Scaloni: Menjadi Juara Dunia Tidak Menjamin Apa Pun
- Gary Neville Sebut FIFA ‘Diktator’ Setelah Kontroversi Offside di Piala Dunia
- Marsch Dorong Kanada Belajar Pelajaran Cepat dari Hasil Imbang Comeback