David Lynch Ragukan Ketertarikan Liverpool pada Lucas Bergvall
June 23, 2026 · Global
Dalam diskusi di podcast Media Matters Anfield Index, David Lynch menyatakan keraguan soal kemungkinan Liverpool merekrut Lucas Bergvall, setelah pemain muda itu menyatakan ingin meninggalkan Tottenham Hotspur. Lynch merasa kinerja Bergvall di Spurs tidak cukup memuaskan untuk menjadi target Liverpool.
Pencarian Liverpool untuk memperkuat lini tengah terus mengundang banyak nama dari seluruh Premier League dan Eropa. Namun, salah satu pemain yang dibahas dalam podcast Media Matters Anfield Index mendapatkan tanggapan yang cukup skeptis dari David Lynch. Ketika berbincang dengan Dave Davis, Lynch ditanya apakah Liverpool bisa mempertimbangkan kembali ketertarikan mereka pada gelandang Tottenham Hotspur, Lucas Bergvall, setelah ada laporan bahwa pemain berusia 20 tahun itu ingin pindah. Davis mengemukakan bahwa Tottenham mungkin perlu menjual beberapa pemain untuk mengumpulkan dana, mengingat mereka dihubungkan dengan pengeluaran besar. Ia menyebut, "David Ornstein mengungkapkan bahwa Lucas Bergvall sebenarnya telah memberi tahu mereka bahwa ia ingin pindah." Davis juga menambahkan bahwa Bergvall sebelumnya sudah menjadi perhatian Liverpool sebelum bergabung dengan Spurs. "Liverpool sudah mengawasinya. Mereka pertama kali melihatnya sebelum dia pindah ke Spurs," jelasnya. Dengan konteks tersebut, pertanyaan pun muncul. Jika Liverpool telah mengagumi Bergvall sebelumnya dan kini sang pemain tersedia, apakah mereka akan mempertimbangkan untuk merekrutnya lagi? Lynch mengonfirmasi bahwa Liverpool sebelumnya memang tertarik pada Bergvall, namun penilaian pribadinya tentang pemain tersebut sangat tajam. "Saya tidak pernah melihatnya bermain dengan baik, bahkan sekali pun." Itulah inti dari tanggapan Lynch. Ia tidak menolak ketertarikan sejarah Liverpool, tetapi sangat ragu bahwa Bergvall menunjukkan cukup performa di Tottenham untuk dijadikan target serius saat ini. Lynch menambahkan, "Secara jujur, mungkin saya telah melewatkan pertandingan ketika dia bermain dengan baik, atau mungkin saya tidak cukup menonton Tottenham." Meski dengan caveat tersebut, pandangannya tetap tegas. "Saya benar-benar tidak pernah melihatnya bermain dan berpikir, Wah, anak ini luar biasa." Salah satu argumen terkuat Lynch berkaitan dengan status Bergvall saat ini di Tottenham. Ia menyarankan bahwa keinginan pemain untuk pergi mungkin bukan hanya soal ambisi atau tantangan baru, tetapi mungkin Spurs sudah memberi tahu bahwa Bergvall akan kesulitan mendapatkan waktu bermain. "Saya rasa dia mungkin diberi tahu bahwa dia tidak akan menjadi pilihan utama." Pernyataan itu penting. Liverpool berusaha membangun lini tengah yang mampu memenuhi tuntutan Andoni Iraola. Jika Bergvall tidak dijamin mendapatkan peran jelas di Tottenham, Lynch mempertanyakan apakah dia bisa dianggap sebagai rekrutan level Liverpool. "Jika dia tidak cukup baik untuk masuk ke lini tengah Spurs, maka dia tentu tidak cukup baik untuk Liverpool juga." Penilaian yang tajam, tetapi berdasarkan perencanaan skuad daripada hype. Lynch menambahkan, "Dia ditandatangani oleh Spurs dan dikenal sebagai talenta besar." Namun, status itu saja tampaknya tidak cukup untuk meyakinkannya bahwa Liverpool harus bertindak. "Dia hanya tidak terlihat sangat baik." Meski begitu, Lynch tetap memberikan ruang untuk ketidakpastian. "Saya mungkin sepenuhnya salah tentang ini, dan dia mungkin akan membuktikan saya salah di mana pun dia pergi." Namun, kesimpulannya jelas. Meskipun Liverpool pernah mengawasi Bergvall, situasi terkini sang gelandang di Tottenham tidak menjadikannya target yang jelas. Bagi Liverpool, proses pembangunan lini tengah masih berlangsung. Masa depan Curtis Jones masih tidak pasti, Alexis Mac Allister juga disebut-sebut sebagai salah satu yang perlu diperhatikan, dan klub terus memantau profil pemain muda. Namun, berdasarkan komentar Lynch kepada Davis, Bergvall lebih terasa seperti hubungan lama yang dihidupkan kembali oleh keadaan ketimbang sebagai langkah yang diharapkan Liverpool untuk dikejar secara agresif. Berdasarkan pembicaraan di Anfield Index, pesan yang disampaikan sangat jelas. Liverpool mungkin pernah menyukai Lucas Bergvall, tetapi itu tidak berarti mereka harus merekrutnya sekarang.