
Andrea Pirlo Mengundurkan Diri dari Kandidat Pelatih Timnas Italia
July 28, 2026 ·
Andrea Pirlo mengundurkan diri dari pencalonan pelatih Timnas Italia menyusul kritik tajam mengenai keterkaitannya dengan perusahaan taruhan Rusia, Fonbet.
Andrea Pirlo Mengundurkan Diri dari Kandidat Pelatih Timnas Italia
Mengapa ini penting
Keputusan Andrea Pirlo untuk mengundurkan diri dari pencalonan pelatih Timnas Italia mencerminkan dampak besar dari kontroversi yang melibatkan keterkaitannya dengan Fonbet, perusahaan taruhan Rusia. Kritikan dari politisi Italia menunjukkan sensitivitas politik yang tinggi terkait hubungan dengan Rusia, terutama setelah invasi Ukraina. Hal ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi Federasi Sepak Bola Italia dalam memilih pelatih yang dapat diterima secara luas oleh publik.
Latar belakang
Andrea Pirlo, yang dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik Italia, sebelumnya diharapkan untuk membawa pengalaman dan visi baru ke Timnas Italia. Namun, keterlibatannya dengan Fonbet telah menimbulkan keraguan di kalangan penggemar dan politisi, yang menganggap hubungan tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dipegang oleh sepak bola Italia.
Poin Utama
- Andrea Pirlo Mengundurkan Diri dari Kandidat Pelatih Timnas Italia.
- Andrea Pirlo mengundurkan diri dari pencalonan pelatih Timnas Italia menyusul kritik tajam mengenai keterkaitannya dengan perusahaan taruhan Rusia, Fonbet.
- Pirlo out of Italy football top job after backlash over Russian betting firm links - BBC News.
Carlo Calenda, anggota partai centris Azione, menyatakan, "Siapa pun yang mempromosikan Rusia setelah tahun 2022 tidak seharusnya memegang jabatan nasional." Mengikuti pernyataan tersebut, Pirlo melalui akun Instagramnya pada hari Senin pagi, menjelaskan posisinya, "Setelah mengetahui bahwa saya tidak lagi menjadi kandidat untuk Timnas Italia, saya merasa perlu untuk menjelaskan beberapa hal. Dalam beberapa hari terakhir, saya menyaksikan dengan kepahitan debat seputar nama saya."
Pirlo menegaskan bahwa setiap "kerja sama profesional" yang dilakukannya dalam kapasitasnya sebagai pelatih di United FC di Dubai bersifat komersial dan olahraga semata. "Memberikan makna politik pada kerja sama tersebut berarti menuduh saya memiliki keyakinan yang tidak pernah saya ungkapkan dan tidak sesuai dengan diri saya," tulis Pirlo.
Pina Picierno, wakil presiden Parlemen Eropa, menilai bahwa sepak bola Italia "sangat membutuhkan revolusi kultural, etika, dan manajerial," tetapi pilihan terhadap Pirlo justru bertolak belakang dengan harapan tersebut. Di sisi lain, Pirlo mendapat dukungan dari duta besar Rusia di Roma, Aleksey Paramonov, yang menyatakan bahwa sangat menyedihkan melihat Pirlo, meskipun telah memberikan kontribusi luar biasa bagi dunia olahraga dan citra Italia di seluruh dunia, kini diasingkan di negaranya sendiri.

Kontroversi mengenai hubungan Pirlo dengan Fonbet dan Rusia semakin meningkat pada musim semi lalu, saat ia berpartisipasi dalam acara Fonbet yang diadakan di Moskow, di mana ia dan mantan rekan setimnya, Marco Materazzi, menandatangani autograf di Stadion Luzhniki. Pada acara tersebut, bintang pop pro-Kremlin, Shaman, yang dikenal sering mendukung invasi Rusia ke Ukraina, juga tampil.
Kritik terhadap Pirlo semakin tajam setelah insiden di mana atlet skeleton Ukraina, Vladyslav Heraskevych, yang didiskualifikasi dari Olimpiade Musim Dingin karena helmnya menggambarkan atlet yang tewas akibat perang, mencatat bahwa acara di Luzhniki berlangsung pada hari yang sama dengan serangan besar Rusia ke Ukraina. Heraskevych juga mengkritik Pirlo karena tampil bersebelahan dengan pemain sepak bola Rusia, Artem Dzyuba, yang setelah perang di Ukraina mengungkapkan kebanggaannya sebagai orang Rusia.
"Sangat menyedihkan melihat legenda masa kecil berubah menjadi orang yang kehilangan moral," kata Heraskevych.
Debat ini kini berpotensi merembet kepada direktur teknis FIGC yang baru, Paolo Maldini, yang baru menjabat sejak 11 Juli dan dilaporkan mungkin akan mengundurkan diri akibat kegagalan penunjukan Pirlo. Maldini dan penasihatnya, mantan rekan setim AC Milan, Leonardo, ditugaskan untuk mencari pelatih baru guna membimbing Italia melalui grup Liga Bangsa-Bangsa yang mencakup Prancis, Belgia, dan Turki di musim gugur, serta mencoba memenuhi syarat untuk Euro 2028.
Komunitas sepak bola Italia sedang mengalami banyak refleksi setelah tim nasional gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut. Kekalahan Italia dalam adu penalti melawan Bosnia-Herzegovina pada April lalu mengakibatkan pelatih Gennaro Gattuso mengundurkan diri serta perombakan di jajaran FIGC. Beberapa waktu lalu, Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti juga dipertimbangkan untuk posisi pelatih sebelum akhirnya Pirlo. Menurut media Italia, nama-nama lain yang kini tengah dipertimbangkan adalah Antonio Conte dan Roberto Mancini, yang membawa Italia meraih gelar Euro 2020 sebelum gagal lolos ke Piala Dunia di Qatar dan mundur dari kursi pelatih untuk melatih Arab Saudi.
Apa yang terjadi selanjutnya
Dengan keluarnya Pirlo dari pencalonan, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) kini harus mencari kandidat baru untuk posisi pelatih. Nama-nama lain mungkin akan muncul dalam pembicaraan, dan FIGC diharapkan untuk mempertimbangkan faktor-faktor politik dan publik dalam proses pemilihan. Sementara itu, Pirlo akan melanjutkan kariernya di United FC di Dubai, di mana ia berfokus pada aspek komersial dan olahraga dari perannya.
Frequently Asked Questions
Apa yang terjadi dengan Andrea Pirlo?
Andrea Pirlo mengumumkan bahwa dirinya tidak lagi menjadi kandidat untuk menjabat sebagai pelatih Timnas Italia setelah kontroversi mengenai keterkaitannya dengan perusahaan taruhan Rusia, Fonbet.
Siapa yang mengonfirmasi pengunduran diri Pirlo?
Pengunduran diri Andrea Pirlo sebagai kandidat pelatih Timnas Italia diumumkan olehnya sendiri melalui akun Instagramnya.
Mengapa Pirlo mengundurkan diri dari kandidat pelatih?
Pirlo mengundurkan diri setelah mendapatkan kritik dari sejumlah politisi Italia terkait keterkaitannya dengan Fonbet, yang dianggap tidak pantas untuk seorang pelatih tim nasional.
Apa perubahan yang terjadi setelah pengunduran diri Pirlo?
Setelah pengunduran diri Pirlo, posisi pelatih Timnas Italia masih belum secara resmi dikonfirmasi oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Apa yang dikatakan Pirlo tentang kerjasama dengan Fonbet?
Pirlo menjelaskan bahwa setiap 'kerja sama profesional' yang dilakukannya dengan Fonbet bersifat komersial dan olahraga, dan menolak tuduhan bahwa ia memiliki keyakinan politik tertentu.